Kamis, 09 Januari 2014

Paragraf (Alinea)

Diposting oleh Eha Julaeha di 00.42

Pengertian Paragraf 

Alinea / Paragraf adalah Karangan pendek atau singkat yang berisi sebuah pikiran dan didukung dengan kumpulan kalimat yang saling berhubungan untuk membentuk suatu gagasan.

Syarat Pembentukan Paragraf

Suatu paragraf dianggap bermutu dan efektif mengkomunikasikan gagasan yang didukungnya apabila paragraf itu lengkap, artinya mengandung pikiran utama dan pikiran-pikiran penjelas. Disamping itu sama halnya dengan kalimat, paragraf harus memenuhi persyaratan tertentu (Keraf, 1980:67).
Adapun syarat-syarat tersebut yaitu:
  • Kesatuan (Unity)

Kesatuan (unity) adalah bahwa paragraf tersebut harus memperlihatkan dengan jelas sutau maksdu atau sebuah tema tertentu. Kesatuan atau unity bukan berarti satu atau singkat kalimatnya, melainkan kalimat-kalimat yang ada dalam paragraf tersebut menyatu untuk mendukung pikiran utama sehinggga merupakan satu kesatuan yang utuh.
  • Kepaduan(Koherensi)

Kepaduan atau koherensiyang baik itu terjadi apabila hubungan timbale balik antara kalimat- kalimat yang membina paragraf tersebut, baik, wajar dan mudah dipahami tanpa adanya kesulitan. Kepaduan bergantung dari penyusunan detil-detil dan gagasan-gagasan sekian macam sehingga pembaca dapat melihat dengan mudah hubungan antar bagian-bagian tersebut.
  • Kejelasan

Suatu paragraf dikatakan lengkap, apabila kalimat topik ditunjang oleh sejumlah kalimat penjelas.


Macam-Macam Paragraf


1. Menurut fungsinya

  • Paragraf Pembuka 
Paragraf pembuka yaitu paragraf yang bertujuan untuk mengutarakan suatu aspek pokok pikiran dalam paragraf. Oleh sebab itu, sifat dari paragraf harus menariks minta dan pembaca, serta sanggup menyiapkan pikiran pembaca kepada apa yang sedang diuraikan.
  • Paragraf Penghubung
Paragraf penghubung adalah semua paragraf yang terdapat di antara paragraf pembuka dan paragraf penutup. Paragraf penghubung berisi inti persoalan yang akan dikemukakan pada paragraf. Dalam karangan-karangan yang bersifat deskriptif, naratif dan eksposisis, paragraf-paragraf tersebut harus disusun berdasarkan suatu perkembangan yang logis.
  • Paragraf Penutup
Paragraf penutup yaitu paragraf yang berisi tentang kesimpulan dalam suatu karangan. Paragraf ini mengandung kesimpulan pendapat dari apa yang telah diuraikan dalam paragraf-paragraf penghubung.

2. Menurut posisi topik kalimat
  • Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya berada diawal. Kemudian diikuti dengan kalimat penjelas yang berfungsi untuk menjelaskan kalimat utama. Paragraf deduktif biasanya dikembangkan dengan metode berpikir deduktif, dari yang umum ke yang khusus.

Contoh paragraf deduktif :
Negara adalah institusi mapan, tetapi dinamis sehinggga mampu mengantisipasi segala perubahan yang terjadi. Negara mewadahi seluruh kepentingan masyarakat bangsa. Ia hanya menyediakan kerangka umum yang bersifat abstrak, sehingga terbuka untuk ditafsirkan, Sementara pemerintah adalah pranata kontemporer, sebagai penyelenggara negara dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh konstitusi negara.
  • Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat utamanya berada diakhir paragraf. Paragraf induktif biasanya dikembangkan dengan metode berpikir induktif , dari yang khusus kemudian ke hal yang umum.

  • Paragraf Deduktif – Induktif
Paragraf deduktif-induktif atau dikenal dengan paragraf campuran atau gabungan merupakan paragraf yang kalimat utamanya berada pada bagian awal dan akhir paragraf. Pada paragraf ini kalimat terakhir berisi pengulangan dan penegasan berada pada kalimat pertama. Pengulangan bertujuan untuk lebih mempertegas ide pokok.

  • Paragraf Tersebar
Paragraf tersebar merupakan paragraf yang tidak mempunyai kalimat utama. Bentuk ini biasa digunakan dalam karangan yang berbentuk narasi atau deskripsi.

 3. Menurut isi
  •   Paragraf Argumentasi
Argumentasi adalah paragraf yang mengemukakakn suatu pendapat beserta alasannya. Alasan tersebut bertujuan agar penulis dapat mempengaruhi pembaca agar mereka menyetujui pendapat, sikap, atau keyakinan.
  •   Paragraf  Narasi
Paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu kejadian atau peristiwa. Dalam paragraf narasi terdapat tiga unsure utama yaitu tokoh, kejadian dan latar tempat atau waktu.
  •  Paragraf Deskripsi
Paragraf yang menggambarkan suatu objek sehinggga pembaca seakan bisa melihat, mendengar atau merasa objek yang digambarkan itu. Pola pengembangan paragraf deskripsi antara lain, meliputi pola sudut pandang dan pola pengembangan spasial.
Contoh dari paragraf deskripsi :
Perempuan itu tinggi semampai. Jilbab warna ungu yang menutupi kepalanya membuat kulit wajahnya yang kuning nampak semakin cantik. Matanya bulat bersinar disertai bulu mat yang tebal. Hidungnya mancung sekali mirip dengan para wanita Palestina.
  •  Paragraf Persuasi
         Paragraf persuasi adalah paragraf yang mengajak, mebujuk atau mempengaruhi                pembaca agar melakukan sesuatu.
  • Paragraf Eksposisi 
        Paragraf Eksposisi adalah paragraf yang menginformasikan suatu teori, teknik, kita atau petunjuk sehingga orang yang membacanya akan bertambah wawasannya.


 4. Menurut Metode Pengembangan Paragraf
  •  Pengembangan Paragraf Klimaks dan Antiklimaks
Pengembangan paragraf klimaks berarti menyusun alinea dari gagasan bawahan yang paling rendah kedudukannya kemudian berangsur-angsur ke gagasan lain sampai pada gagasan yang tertinggi kedudukannya atau kepentingannya.

Pengembangan paragraf antiklimaks yaitu pengembangan paragraf kebalikan dari pengembangan klimaks.

  • Pengembangan Paragraf Sudut Pandang

Urutan waktu : Paragraf yang dikembangkan berdasarkan kronologis waktunya.
Urutan ruang : Paragraf yang dikembangkan dari ruang yang terdekat kemudian secara berurutan digambarkan ruang di depan, di samping, di belakang dan seterusnya.

  • Pengembangan Paragraf Perbandingan dan Pertentangan

Paragraf ini bisa dikembangkan dengan cara membandingkan atau mempertentangkan dua hal. Yang dibandingkan adalah dua hal yang sama tingkatnya dan kedua hal itu memang mempunyai persamaan dan perbedaan.

  • Pengembangan Paragraf Analogi

Paragraf dikembangkan dengan membandingkan dua hal yang memiliki persamaan bentuknya atau fungsinya.

  • Pengembangan Paragraf Contoh

Pengembangan paragraf dengan memberikan contoh agar sesuatu hal yang terlalu umum bisa dijelaskan secara konkret.

  • Pengembangan Paragraf Proses

Pengembangan paragraf dengan metode proses bila dilakukan dengan cara menyusun secara teratur suatu proses kerja.

  • Pengembangan Paragraf Sebab-Akibat

Pengembangan paragraf dengan menggunakan sebab-akibat, bisa dilakukan dengan menetapkan sebab sebagai gagasan utama, sedangkan akibat sebagai perincian pengembangannya.

  • Pengembangan Paragraf Umum-Khusus

Pengembangan dari umum-khusus akan menghasilkan alinea deduktif, sebaliknya pengembangan dari khusus ke umum akan menghasilkan alinea induktif.

  • Pengembangan Paragraf Klasifikasi

Pengembangan dengan cara klasifikasi dilakukan dengan mengelompokkan suatu pokok permasalahan, dilanjutkan dengan merinci detail lagi bagian dari kelompok tersebut.

  • Pengembangan Paragraf Definisi Luas

Pengembangan definisi luas ialah pengarang bermaksud memberikan keterangan atau arti terhadap sebuah istilah atau hal (Keraf dalam Mudlofar 2002:102)


0 komentar:

Posting Komentar

 

Eha Julaeha Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template and web hosting Graphic from Enakei