Sabtu, 29 Desember 2012

Takkan Pernah Tahu

Diposting oleh Eha Julaeha di 16.28 0 komentar
Aku tak pernah tahu siapa sosok mu yang sebenarnya
Yang aku tahu kamu datang tiba-tiba
Menghampiri kehidupanku

Aku tak pernah tahu apa yang ingin kamu lakukan
Yang aku tahu kamu ini memberikan warna
Warna baru dalam hariku

Aku tak pernah tahu tujuanmu yang sebenarnya
Yang aku tahu kamu hanya memberikanku keceriaan
Keceriaan untuk duniaku sendiri

Aku tak pernah tahu apa yang kamu pikirkan
Karena aku tak ingin tahu itu semua
Yang aku ingin ketika kamu mengetahui
Aku ingin kamu tetap disini







Kamis, 27 Desember 2012

Stuktur Percabangan

Diposting oleh Eha Julaeha di 05.20 0 komentar
Ini kodingan program java dalam materi struktur percabangan 

import java.io.*;
public class latihan1 {

    public static void main(String[] args) throws Exception{
        DataInputStream masuk = new DataInputStream(System.in);
      
        String strnilai = null;
        String matkul = null;
      
        try{
            System.out.print("Masukkan Mata Kuliah Anda : ");
            matkul = masuk.readLine();
            System.out.print("Masukkan Nilai Ujian Anda [0 - 100] :");
            strnilai = masuk.readLine();
            System.out.println();
        }catch(IOException ioe){}
      
int nilai;
        nilai = Integer.parseInt(strnilai);
      
        if(nilai >=90 && nilai <=100)
        System.out.println("Nilai Mata Kuliah "+matkul+" Anda = A");
        else if(nilai >=80 && nilai <=89)
        System.out.println("Nilai Mata Kuliah "+matkul+" Anda = B");
        else if(nilai>=60 && nilai <=79)
        System.out.println("Nilai Mata Kuliah "+matkul+" Anda = C");
        else if(nilai >= 50 && nilai <=59)
        System.out.println("Nilai Mata Kuliah "+matkul+" Anda = D");
        else
        System.out.println("Nilai Mata Kuliah "+matkul+" Anda = E");
        }
    }

Sabtu, 08 Desember 2012

Mama

Diposting oleh Eha Julaeha di 04.21 1 komentar
"Hallo kawan-kawan, kali ini saya akan mempost puisi yang telah saya buat untuk mama. Mungkin puisi ini juga kurang bagus bahasanya. Mohon kritik dan sarannya"








Mama ..
Mama paling berharga dalam kehidupanku
Paling berharga didalam hatiku

Senyumannya yang membuatku bahagia
Dekapannya membuatku tenang
Dan tangisannya membuatku rapuh

Mama
Karenamu aku semangat
Karenamu aku tak menyerah
membuatku terus maju
Maju melangkah kedepan
Menggapai semuanya 



Jumat, 30 November 2012

Masalah sosial "Tawuran"

Diposting oleh Eha Julaeha di 00.48 0 komentar

Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi       :  Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya         : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis        : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis     : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

Disini saya akan membahas masalah sosial tentang TAWURAN ANTAR PELAJAR.
Mungkin kita tidak asing lagi dengan kata-kata Tawuran antar pelajar. Tawuran antar pelajar sudah banyak sekali terjadi di Indonesia ini baik di kota besar ataupun kota-kota kecil. Peristiwa ini termasuk masalah sosial dalam faktor budaya karena perbedaan yang terjadi dalam masyarakat sehingga terjadilah tawuran. Contohnya saja pada tanggal 24 September 2012 telah terjadi tawuran antar dua Sekolah Menengah Atas di Jakarta yaitu SMAN 6 Jakarta dan SMAN 70 Jakarta. Menurut salah satu media massa yang saya baca, tawuran tersebut terjadi tanpa ada adu mulut sebelumnya. Tawuran yang terjadi pada 2 sekolah tersebut bukan yang terjadi pertama kali tapi sudah terjadi berulang kali.

 “Siapa saja para pelaku sosialnya?”
Para Pelajar kedua sekolah tersebut, Pihak Sekolah, Kepolisian dan Pemerintah. Namun selain itu orang tua juga termasuk pelaku sosial.

 “Cara Penanganannya?”
Pemerintah berusaha mencari solusi untuk menangani masalah tersebut. Namun  masih saja masalah sosial tersebut terjadi.

Lalu harus bagaimana seharusnya?

Menurut saya, dari pihak sekolah selalu mengadakan kegiatan yang bermanfaat seperti pekan olahraga setiap minggu antar sekolah, mengadakan bimbingan dari pihak sekolah untuk mengisi jam BK di sekolah dan juga memberikan sanksi yang tegas. Dari pihak orang tua juga harus lebih mengawasi dan memperhatikan anak-anaknya. Selain itu orang tua juga jangan terlalu mengekang anak-anaknya. Selain dari peran orang tua dan pihak sekolah, harus ada peran pemerintah disini yaitu dengan lebih menegakkan hukum, sanksi dan disiplin yang lebih tegas.

Jumat, 23 November 2012

Masalah Sosial "Kemiskinan"

Diposting oleh Eha Julaeha di 00.48 0 komentar
Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi       :  Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya         : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis        : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis     : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

Disini saya akan membahas masalah sosial tentang kemiskinan.
Kemiskinan? Mungkin kita tidak asing lagi dengan kata-kata kemiskinan. Kemiskinan merupakan salah satu masalah sosial pada Faktor Ekonomi. Kemiskinan menjadi salah satu masalah di Indonesia sejak dulu hingga sekarang apalagi sejak adanya krisis ekonomi dan moneter yang terjadi pada tahun 1997. Kemiskinan sering membuat anak – anak yang menjadi pihak yang dirugikan karena rendahnya tingkat pendidikan.
Di indonesia kemiskinan salah satu contoh masalah sosial yang tak pernah bisa terselesaikan. Pada tahun 1996 sampai sekarang persentasi kemiskinan makin tinggi. Pada tahun 1996, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Indonesia yaitu sebesar 17,5 persen atau 34,5 juta orang. Bahkan, berdasarkan angka Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada tahun 2001, persentase keluarga miskin (keluarga prasejahtera dan sejahtera I) pada 2001 mencapai 52,07 persen, atau lebih dari separuh jumlah keluarga di Indonesia. Bahkan Menurut data hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), angka kemiskinan Indonesia pada 2008 sebesar 37,17 juta dan di 2009 menjadi 33,714 jutaTerlihat bagaimana persentase kemiskinan dari tahun ke tahun makin meningkat di Indonesia.
 

 “Siapa saja para pelaku sosialnya?”
Warga Indonesia dan Pemerintah (baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah) yang menjadi pelaku sosial dalah masalah kemiskinan.

“Cara Penanganannya?”
Pemerintah berusaha mencari solusi untuk menangani masalah kemiskinan. Namun program-program tersebut belum bisa menyelesaikan masalah ini yang tahun ke tahun persentase angka kemiskinan meningkat.  Seperti halnya program “RASKIN”. Menurut blog yang pernah saya baca program ini bukannya untuk untuk pemberdayaan, bahkan dapat menimbulkan ketergantungan dimana nantinya akan menimbulkan korupsi yang terjadi. Sehingga sangat sulit untik menyelesaikan masalah kemiskinan tersebut.

Lalu harus bagaimana seharusnya?

Menurut saya, pemerintah lebih baik memperbanyak lapangan pekerjaan. Karena kemiskinan dapat merugikan banyak orang seperti halnya yaitu aksi kriminalitas. Kemiskinan juga dapat terjadi karena kurangnya keterampilan yang dimiliki seseorang sehingga seseorang tesebut tidak ingin untuk mencari pekerjaan. selain dengan memperbanyak lapangan pekerjaan menurut saya dengan pelatihan keterampilan akan mengurangi persentase jumlah dari kemiskinan yang saat ini sangat tinggi.


Rabu, 31 Oktober 2012

Masalah kependudukan "Pengangguran"

Diposting oleh Eha Julaeha di 15.02 0 komentar

Penduduk adalah orang yang berdomisili di suatu daerah. Penduduk merupakan faktor pertama dalam perkembangan suatu wilayah. Namun sekarang ini banyak sekali masalah yang telah dihadapi oleh penduduk. 

"Apa pengertian dari masalah kependudukan tersebut?" 

Masalah kependudukan adalah masalah dinamika yang dialami oleh penduduk.Di indonesia banyak sekali masalah yang dialami oleh penduduk diantara nya:
1.    Pendidikan
2.  Pengangguran
3.  Masalah lingkungan

Disini saya akan membahas tentang masalah kependudukan yaitu pengangguran. 
Dewasa ini, banyak sekali orang yang menjadi pengangguran. Pengangguran itu sendiri adalah orang yang telah berusaha untuk mencari pekerjaan supaya dia bekerja namun belum juga mendapatkan pekerjaan. Ada beberapa jenis pengangguran contohnya yaitu pengangguran musiman. Pengangguran musiman adalah pengangguran yang terjadi pada masa-masa tertentu dalam satu tahun. Misalnya yaitu petani, petani akan menjadi pengangguran ketika masa-masa setelah menanam.

Seseorang bisa menjadi pengangguran karena banyak hal yaitu;
1. Kurangnya lapangan pekerjaan
2.  Seseorang hanya mempunyai minat yang tidak sesuai dengan lowongan pekerjaan.
      3. Kurangnya pengendalian pertumbuhan penduduk.
      4. Kurang seimbangnya antara jumlah terdidik dengan penyediaan terdidik.

Namun di sisi lain, kurang siapnya pemerintah untuk mengubah pola anggaran  dan pemikiran untuk mempekerjakan banyak tenaga kerja dalam proyek-proyek Negara.  Apalagi banyak sekali proyek-proyek yang dilakukan oleh Negara akhir-akhir ini namun tetap saja banyak orang yang menjadi pengangguran. Sehingga banyak sekali dampak dari pengangguran tersebut yaitu;
1. Terjadinya tindak kriminalitas.
2. Memberikan beban pada pemerintah untuk mengatasi masalah kemiskinan.
3. Mengurangi keahlian yang telah dimiliki oleh seseorang.

"Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi pengangguran ?"

Untuk mengatasi pengangguran ini  dengan cara memperbanyak lapangan pekerjaan baik usaha rumahan, perusahaan swasta maupun perusahaan pemerintahan. Setidaknya dengan memperluas lapangan pekerjaan lebih mengurangi masalah pengangguran tersebut.  Memberikan inforamasi jika terdapat lowongan pekerjaan pada media-media yang mudah diketahui oleh masyarakat. Salah satu yang penting dalam mengatasi masalah pengangguran adalah dengan memberikan pelatihan kewirausahaan kepada para lulusan SMP,SMA atau SMK agar kedepannya mereka dapat berwirausaha sendiri. Namun pemerintah harus memberikan sejumlah modal untuk itu.

Peran pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut sangatlah penting namun sekarang ini masih banyak kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan rakyat sehingga menimbulkan pengangguran baru. Kebijakan Pemerintah yang seharusnya lebih mementingkan pemerataan tenaga kerja tetapi pemerintah lebih mementingkan pertumbuhan ekonomi. Walaupun begitu saya berharap pemerintah lebih giat dan lebih mementingkan pemerataan tenaga kerja agar tidak ada lagi pengangguran baru di Indonesia. 

Rabu, 17 Oktober 2012

Inilah Eha

Diposting oleh Eha Julaeha di 04.26 2 komentar

Nama saya Eha. Saya lahir di Purwakarta sekitar 17 tahun yang lalu. Saya anak kedua dari dua bersaudara mungkin lebih dikenal dengan anak bungsu. Sekarang saya kuliah di salah satu universitas swasta di Bekasi. Saya punya seorang saudara laki-laki yang umurnya terlampau jauh. Karena itulah saya sering mengganggap kakak sebagai salah satu inspirasi saya. Karena inspirasi tersebut, saya pun ingin mengikuti jejak kakak yang kuliah di Teknik Informatika.

Ketika saya kecil, keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam hidup saya. Pengaruh keluarga tersebut membuat saya dapat meniru berbagai macam kegiatan yang dilakukan seperti: cara makan, cara berbicara, dan tingkah laku. Selain dari meniru tingkah laku, keluarga juga mengajarkan akan tolong menolong kepada sesama yang membutuhkan. 

Saya juga diberikan nasihat jika melakukan kesalahan yang tidak baik walaupun sering sekali saya saat itu kesalahan yang sama sering dilakukan. Namun dengan sabar dan lembut keluarga saya tetap memberitahukan saya untuk tidak pernah mengulangi perbuatan yang tidak baik. Dalam bermain bersama teman juga saya sering mengatur permainan karena melihat ayah yang sering mengatur dalam keluarga.  

Sifat manja karena anak bungsu selalu ditunjukkan. Berusaha membujuk untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Sampai  beranjak remaja, sifat manja selalu ada dalam diri saya. Namun orang tua yang mengerti akan keadaan saya yang anak bungsu selalu dapat memahami.  

Lingkungan sekitar yang terbilang mulai mengikuti perkembangan jaman membuat saya ingin mengikutinya. Jaman sekarang yang orang-orang mempunyai handphone yang sangat canggih membuat saya ingin memilikinya. Sebenarnya menggunakan handphone tidak asing lagi di seluruh dunia ini karena memudahkan untuk berkomunikasi. Dan saya juga mengetahui dampak negatif dari handphone canggih tersebut yaitu memakan waktu karena selalu menggunakan handphonenya.  Tapi karena takut dikatakan gagap teknologi (gaptek) dan tidak mau kalah menggunakan teknologi yang canggih akhirnya saya meminta orang tua untuk membelikannya. 

Selain handphone, internet untuk sosial media juga termasuk karena melihat teman-teman yang telah mempunyai facebook ataupun twitter akhirnya saya membuat user facebook dan twitter. Memang dengan mempunyai user sosial media memudahkan kita untuk lebih berinteraksi dengan orang-orang yang jauh. 

Beginilah saya yang tidak mau kalah dari orang lain, ingin selalu jadi yang terbaik, dan selalu mempunyai harapan untuk selalu membahagiakan keluarga.  

Kamis, 11 Oktober 2012

Karena Sahabat

Diposting oleh Eha Julaeha di 21.09 2 komentar
Karena kalian ku tertawa
Karena kalian ku tersenyum 
membuat hidup ini lebih berarti

Bersama kalian kulewati hari-hari
Menjalani semuanya
Saat senang maupun sedih

Saling membantu
Saling mengerti
Saling berbagi
Disemua yang kita jalani

Berusaha tak terpisahkan
Selalu tetap bersama
Demi sebuah kebersamaan
Kebersamaan yang indah
 

Eha Julaeha Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template and web hosting Graphic from Enakei