Manusia atau orang dapat
diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan.
Secara biologis, manusia daiklasifikasikan sebagai Homo Sapiens (Bahasa Latin
yang berarti “Manusia yang Tahu”. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan
konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya
dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga
seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka
dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat
majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya
untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta
pertolongan. Manusia sangat memerlukan cinta dan kasih sayang. Cinta dan kasih
sayang memang indah.
A. Pengertian
Cinta Kasih
Cinta adalah sebuah emosi dari
kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Definisi dari cinta itu
sendiri adalah perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda
lainnya. Sedangkan kasih adalah perasaan
sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta
kasih dapat diartikan sebagia perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang
disertai dengan menaruh belas kasihan.
Cinta memiliki unsur-unsur.
Menurut Erich Fromm cinta selalu menyatakan unsur-unsur dasar tertentu yaitu,
a.
Pengasuhan,
b.
Tanggung Jawab,
c.
Perhatian dan
d.
Pengenalan
Didalam islam cinta terdapat 3
tingkatan-tingkatan yaitu,
a.
Cinta tingkatan tertinggi adalah cinta kepada Allah,
Rasulullah dan berhijad di jalan Allah.
b.
Cinta tingkatan Menengah adalah cinta kepada
orang tua, anak, saudara, istri/suamu dan kerabat.
c.
Cinta tingkatan Terendah adalah cinta yang lebih
mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal.
Ada banyak jenis cinta salah satunya yaitu cinta antar
pribadi yang menunjuk kepada cinta antara manusia. Bentuk ini lebih dari
sekedar rasa kesukaan terhadap orang lain. Cinta antar pribadi bisa mencakup
hubungan kekasih, hubungan orangtua dengan anak, dan juga persahabatan yang
sangat erat.
Beberapa unsur yang sering ada dalam cinta antar pribadi:
a. Kasih
sayang: menghargai orang lain.
b. Altruisme:
perhatian non-egois kepada orang lain (yang tidak dimiliki oleh banyak orang).
c. Reciprocation:
cinta yang saling menguntungkan (bukan saling memanfaatkan).
d. Komitmen:
keinginan untuk mengabadikan cinta, tekad yang kuat dalam suatu hubungan.
e. Kekerabatan:
ikatan keluarga.
f.
Passion: hasrat dan atau nafsu seksual yang
cenderung menggebu-gebu.
g. Physical
intimacy: berbagi kehidupan erat satu sama lain secara fisik, termasuk di
dalamnya hubungan seksual.
h. Kepentingan
pribadi: cinta yang mengharapkan imbalan pribadi, cenderung egois dan ada
keinginan untuk memanfaatkan pasangan.
i.
Pelayanan: keinginan untuk membantu dan atau
melayani.
B. Cinta menurut Ajaran Agama
Dalam kehidupan manusia, cinta
menampakkan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai
dirinya sendiri. Kadang-kadang mencintai orang lain. Atau juga istri dan
anaknya, hartanya, atau Allah dan Rasulnya. Dalam islam terdapat berbagai
bentuk cinta yaitu,
1.
Cinta Diri
Cinta diri erat
kaitannya dengan dorongan menjaga diri, kecenderungan untuk menuntun segala
sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindari dari segala sesuatu
yang membahayakan keselamatan dirinya. Namun hendaknya cinta manuisia pada
dirinya sedndiri tidak terlalu berlebih-lebihan dan melewati batas. Sepatutnya
cinta pada diri sendiri ini diimbangi dengan cinta pada orang lain dan cinta
berbuat kebijakan kepada mereka.
2.
Cinta kepada sesama manusia
Agar manusia
dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya,
tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya pada diori sendiri dan
egoismenya. Manusai hendaknya mengimbangi cintanya itu ddengan cinta dan kasih
sayang pada orang-orang lain, bekerja sama dengan dan memberi bantuan kepada
orang lain.
3.
Cinta seksual
4.
Cinta Kebapakan
Cinta seorang
ayah kepada anaknya karena anaknya merupakan seumber kesenangan dan kegembiraan
baginya, sumber kekuatan dan kebangaan dan merupakan faktor penting bagi
kelangsungan peran bapak dan kehidupan.
5.
Cinta kepada Allah
Cinta yang
ikhlas seorang manusia kepada Allah akan membuat cinta itu menjadi kekuatan
pendorong yang mengarahkannya dalam kehidupannya dan menundukkan semua bentuk
kecintaan lainnya.
6.
Cinta Kepada Rasul
Cinta kepada
rasul, yang diutus Allah sebagai rahmah bagi seluruh alam semesta, menduduki
peringkat ke dua setelah cinta kepada Allah.
C. Kasih Sayang
Kasih sayang adalah perasaan
sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seeorang. Kasih sayang
merupakan dasar komunikasi dalam suatu keluarga. Komunikasi antara anak dan
orang tua. Pada prinsipnya anak terlahir dan terbentuk sebagai hasil curahan
kasih sayang orang tuanya. Orang tua dalam memberikan kasih sayangnya
bermacam-macam. Dari cara pemberian cinta kasih ini dapat dibedakan :
1.
Orang Tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif
Dalam hal ini
orang tua memberikan kasih sayang terhadap anaknya baik berupa moral-matreiil
dengan sebanyak-banyaknya dan si anak menerima saja mengiyakan , tanpa
memberikan respon.
2.
Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat aktif
Dalam hal ini anak berlebih-lebihan memberikan
kasih sayang terhadap orang tuanya dan orang tuanya hanya mendiamkan saja
tingkah laku anaknya, tidak memberikan perhatian apa yang diperbuat si anak.
3.
Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat pasif
4.
Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat aktif
D. Kemesraan
Kemesraan
berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab.
Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam.
Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Dengan kemesraan orang
dapat menciptakan berbagi bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya.
E. Pemujaan
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada
Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Pemujaan bersifat
mutlak karena tuhan yang menciptakan semuanya sehingga akan terasa malang jika
dalam sekejap saja rasa cinta manusia kepada tuhannya hilang.
F. Belas kasihan
Belas Kasihan adalah perbuatan orang yang berbudi yang
mempunyai rasa simpati pada sesama.
G. Cinta Kasih Erotis
Cinta kasih Erotis adalah bentuk cinta yang diikuti rasa
ingin bersatu dalam hal fisis. Cinta kasih erotis apabila manusia benar-benar
cinta kasih, mempunyai satu pendirian, yaitu bahwa seseorang sungguh-sungguh
mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima
pribadi orang lain yang sedalam-dalamnya.
Sumber :
Buku Ilmu Budaya Dasar oleh
Widyo Nugroho dan Achmad Muchji yang diterbitkan oleh Gunadarma.

0 komentar:
Posting Komentar